Blog

Persiapan Menghadapi SBMPTN 22 Jan 2020

Dalam memasuki perguruan tinggi negeri memang bukan hal yang mudah bagi setiap pelajar sekolah menengah keatas yang ingin melanjutkan pendidikannya di jenjang perkuliahan. Untuk melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi negeri, biasanya para siswa dan siswi harus mengikuti dan melewati beberapa tahapannya, seperti ujian-ujian yang ada setiap tahunnya setelah lulus sekolah. Beberapa tahapan ujian yang biasanya harus diikuti dan dilalui oleh para siswa untuk bisa masuk perguruan tinggi negeri impiannya yaitu seperti ujian SBMPTN dan beberapa ujian mandiri lainnya yang biasanya dikeluarkan oleh setiap universitas-universitas negeri yang ada di Indonesia lainnya dengan nama dan sistem yang berbeda-beda.

 

Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru

Saat ini di Indonesia terdapat beberapa proses jalur penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi, diantaranya.

  1. SNMPTN yaitu merupakan sebuah seleksi dalam penerimaan siswa baru yang melalui jalur atau proses undangan dari masing-masing sekolah.

  2. SBPMTN yaitu  merupakan sebuah seleksi berupa ujian yang biasanya diselenggarakan setahun sekali secara serentak di Indonesia untuk menerima siswa baru dalam sebuah perguruan tinggi.

  3. Ujian Mandiri yaitu merupakan sebuah seleksi yang bisa berupa ujian maupun menilai hasil raport oleh masing-masing perguruan tinggi tertentu dalam penerimaan siswa barunya.

Bagi para siswa dan pelajar, selain harus mengetahui jalur-jalur apa saja yang harus dan bisa ditempuh untuk bisa menduduki bangku pendidikan yang selanjutnya yaitu bangku perkuliahan, siswa dan para pelajar juga harus mengetahui persyaratan apa saja yang harus dimilikinya yang dibutuhkan untuk calon peserta ujian-ujian tersebut. 

 

Syarat Pendaftaraan SBMPTN

Agar tidak terjadi kesalahan dalam proses pendaftaran, para calon peserta harus terlebih dahulu mengetahui syarat pendaftaran SBMPTN dan sistem pendaftarannya, yaitu: 

  • a. harus berwarga negara Indonesia.

  • b. merupakan lulusan dari SMA/SMK/MA atau sederajat atau Paket C tahun 2016 dan 2017 harus memiliki ijazah.

  • c. lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat ataupun Paket C tahun 2018 minimal harus memiliki Surat Keterangan Lulus (SKL) yang memuat informasi jati diri dan foto terbaru yang dibubuhi cap/stempel yang sah. SKL diharuskan dibawa saat peserta menjalani ujian tulis.

  • d. peserta ujian harus memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu dalam kelancaran selama ujian dilaksanakan.

Setelah para siswa mengetahui jalur apa saja yang harus dilalui untuk menempuh jenjang perkuliahan dan mengetahui syarat-syarat apa saja yang dibutuhkan untuk mengikuti setiap jalur ujiannya, para siswa dan pelajar juga harus mempersiapkan strategi dan segala halnya untuk bisa lolos dalam setiap ujian yang dihadapinya tersebut.

 

Berikut ini merupakan 3 strategi untuk lolos dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri.

 

1. Mengikuti Kegiatan Bimbingan Belajar SBMPTN.

Mengikuti bimbingan belajar yang spesifik yaitu khusus untuk persiapan SBMPTN akan lebih baik untuk persiapan materi para siswa dan pelajar dalam mengikuti dan menghadapi ujian tersebut. Pembahasan dan marteri yang diberikan pastinya akan lebih terpacu dan terfokus mengenai materi-materi yang akan keluar dalam soal-soal ujian SBMPTN. Hal ini sangat dianjurkan dan disarankan karena hampir sebagian besar para pelajar yang mengikuti bimbel SBMPTN lolos dalam ujian yang diadakan serentak se-Indonesia setiap tahunnya.

 

2.  Berlatih Mengerjakan Prediksi Soal Ujian SBMPTN.

Semakin banyak para pelajar melakukan latihan dalam mengerjakan prediksi soal-soal ujian SBMPTN dari tahun-tahun sebelumnya, maka peluang pelajar tersebut bisa lolos ujian SBMPTN akan semakin besar. Hal ini dikarenakan setiap tahunnya, soal-soal yang ada di ujian tersebut memiliki materi yang serupa dan sejenis dengan pergantian beberapa hal ataupun angka saja. Para pelajar dapat berlatih prediksi soal-soal ujian SBMPTN dengan didampingi oleh bimbingan belajar yang ada dan terbaik. Dengan dibimbing oleh guru di sebuah bimbingan belajar tersebut maka para pelajar tidak akan bingung dan takut untuk salah dalam berlatih menjawab setiap pertanyaan pada masing-masing soal dari prediksi soal ujian SBMPTN tersebut. Semakin banyak dan sering para siswa dan pelajar tersebut berlatih, maka peluang untuk dapat menaklukan soal-soal ujian SBMPTN tersebut semakin besar untuk mereka.

 

3. Kesiapan Para Peserta Ujian.

Selain persiapan materi dan soal-soal untuk mengikuti ujian SBMPTN, persiapan dan kiesiapan mental dan fisik juga harus diperhatikan dengan baik. Persiapan dan kesiapan fisik dan mentalah yang berperan penting sebagai faktor pendorong dalam lolos atau tidaknya menghadapi ujian SBMPTN tersebut. Dengan memiliki kesiapan dan persiapan fisik dan mental yang baik, maka semua materi dan soal-soal yang telah dipelajari dan diterima selama ini bisa hadapi dengan maksimal selama ujian. Maka untuk lolos ujian SBMPTN akan memiliki peluang yang besar dan juga maksimal.