Blog

Pendaftaran PTB STIN & Strategi Masuk Ke STIN 2025 25 Aug 2025

Mendengar  kata intelijen atau sandi negara memang bagi kalian yang masih duduk di bangku SMA sederajat masih asing.  Di mana sekolah ini memang bukan sekolah atau Pendidikan yang sama dengan PTN lain dengan  jurusan yang umum seperti bidang Saint & Teknologi hingga Sosial. Tetapi ini adalah bidang kejuruan atau sekolah khusus yang akan mendidik dan mencetak siswa atau mahasiswanya untuk bisa menjadi seorang kader yang memiliki kemampuan dalam hal intelijen yang akan bertugas untuk negara. 

Sehingga berdasarkan kondisi itulah, tidak sembarang orang bisa masuk ke sekolah ini, perlu adanya satu mekanisme persyaratan yang akan bisa membuat satu seleksi khusus agar siswa atau calon mahasiswa yang masuk ke STIN adalah mereka yang memang secara kompetensi dan kualitas sesuai dengan apa yang menjadi harapan dari pemerintah. 

3 Hal Penting Yang Kalian Harus Pahami Terkait Seleksi Masuk STIN 2025 

Berdasarkan beberapa kondisi dan ketentuan yang telah kita semua tahu, bahwa untuk bisa masuk dan tembus ke STIN minimal kalian harus tahu 3 hal yang menjadi ketentuan dari seleksi masuk STIN tahun 2025.  Dimana bagi kalian yang sebelumnya sudah pernah ikut namun belum lulus, maka kalian sudah tahu seperti apa konsep dan model seleksinya.  Tetapi bagi kalian yang belum pernah, ini adalah salah satu cara untuk kalian bisa merencanakan semua hal secara lebih detail sebelum kalian ikut dalam seleksi masuk STIN  tersebut. 

  1. Hal pertama yang kalian harus tahu adalah persyaratan untuk masuk STIN

Bagi kalian yang ingin masuk ke STIN ada beberapa hal yang seharusnya menjadi perhatian kalian. Minimal dari beberapa hal tersebut kalian sudah mempersiapkan dengan baik : 

  • Kalian adalah berasal dari Warga Negara Indonesia (WNI)

  • Siswa yang bisa ikut adalah mereka yang berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun per 1 September 2025

  • Sudah pasti kalian harus lulus dari SMA/SMK/MA (bukan lulusan paket C) dengan ketentuan: ( Lulusan tahun 2023 dan 2024: nilai rata-rata ijazah minimal 80 dan Lulusan tahun 2025: nilai rata-rata rapor semester 1 s/d 5 minimal 80 )

  • Pada saat mendaftar kalian belum menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan. 

  • Pada saat mendaftar kalian harus memiliki sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, tidak bertato, dan tidak bertindik (kecuali perempuan pada telinga)

  • Tinggi badan minimal ( persyaratannya : Pria: 165 cm  & Wanita: 160 cm)

  • Sudah pasti kalian harus bebas narkoba dan tidak pernah mengalami patah tulang

  • Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Indonesia setelah lulus pendidikan

  1. Hal kedua yang mesti kalian persiapkan yang berkaitan dengan dokumen adalah : 

  • Surat Izin Orang Tua/Wali

  • Fotokopi Ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL)

  • Fotokopi Rapport semester 1 s/d 5

  • Pas Foto ukuran 4x6 cm dengan latar belakang:
    Merah untuk pria

    • Biru untuk wanita

  • Foto seluruh badan ukuran postcard (pakaian putih dengan bawahan hitam) tampak depan, samping kanan kiri, dan belakang

  • Fotokopi Akta Kelahiran

  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)

  • Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas atau rumah sakit pemerintah

  • Surat Keterangan Bebas Narkoba dari laboratorium terakreditasi

  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

  1. Hal ketiga  adalah yang berkaitan dengan proses seleksi dan hingga pengumuman akhir.

Untuk point ke-3 ini kita akan bisa melihat ada beberapa tahapan  yang mesti kalian lalui ketika kalian ingin ikut dalam seleksi masuk STIN  : 

  • Siswa melakukan pendaftaran online melalui link yang disediakan Melalui portal SSCN Sekolah Kedinasan: https://dikdin.bkn.go.id

  • Lengkapi biodata dan unggah dokumen persyaratan

  • Pilih STIN sebagai sekolah tujuan

  • Cetak bukti pendaftaran setelah verifikasi

  • Siswa akan melakukan seleksi dan verifikasi dokumen untuk kelengkapan administrasi  : 

  • Verifikasi dokumen yang telah diunggah & Pengumuman hasil seleksi administrasi

  • Siswa akan melakukan apa yang disebut Tes Kompetensi Dasar (TKD)

  • Meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

  • Dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT)

  • Siswa akan mengikuti tes lanjutan  : Tes Psikologi dan Wawancara

  • Menilai aspek kepribadian, motivasi, dan kesiapan mental calon peserta

  • Siswa akan melakukan tes fisik yang berupa  : Tes Kesehatan dan Kebugaran

  • Pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan tes kebugaran fisik

  • Bagian akhirnya adalah pada proses yang disebut Pantukhir

  • Pantauan akhir untuk menentukan kelulusan peserta

 

Tips dan Trik Agar Bisa Lolos dari Seleksi Masuk STIN 2025/2026 :

 

Jika kalian saat ini memang berkeinginan untuk bisa ikut dalam seleksi masuk STIN setelah kalian tahu semua hal terkait proses dan prosedur yang akan dijalankan. Maka ada beberapa hal yang bisa menjadi satu trik atau tips yang bisa kalian pahami dan pelajari sehingga itu akan bisa menjadi satu point awal yang baik bagi kalian agar  tahun ini bisa lolos dan masuk ke STIN sebagai salah satu mahasiswa baru di STIN. 

 

  1. Tips pertama adalah sebaiknya siswa yang akan ikut dalam seleksi STIN harus memahami dan mengerti keseluruhan proses seleksi yang akan dijalankan. Sehingga ketika ada yang belum jelas kalian bisa bertanya atau mencari tahu terlebih dahulu agar pada saat seleksi semua sudah jelas. 

  2. Tips kedua yang harus kalian lakukan adalah belajar dan mencoba soal soal  yang pernah ada dari seleksi masuk STIN di tahun sebelumnya, Itu akan membuat kalian tahu model atau konsep soal seperti apa yang sering muncul dari seleksi masuk STIN. Karena soal dalam seleksi masuk STIN itu ada soal  TKD dan TPA

  3. Tips ketiga adalah mempersiapkan jasmani dan rohani kalian karena salah satu tes yang akan dijalankan adalah tes  yang berhubungan dengan masalah kebugaran  fisik dari siswa yang bersangkutan. 

  4. Tips keempat bisa jadi kalian untuk lebih siap coba ikut bimbingan belajar baik bimbingan belajar khusus Sekolah Kedinasan seperti Bimbel Akses dapat membantu dalam memahami materi dan strategi menghadapi seleksi.